- Beranda
- Statistika
- Kalkulator Kuartil
Kalkulator Kuartil
Masukkan sekumpulan data untuk mencari kuartilnya: Q1, median, dan Q3. Anda juga mendapat rentang antarkuartil, nilai minimum dan maksimum untuk ringkasan lima angka, serta pencilan yang ditandai dengan aturan 1,5 × IQR.
- Kuartil pertama (Q1)
- 15
- Median (Q2)
- 40
- Kuartil ketiga (Q3)
- 43
- Rentang antarkuartil (IQR)
- 28
- Minimum
- 6
- Maksimum
- 49
- Batas bawah (Q1 − 1,5 × IQR)
- -27
- Batas atas (Q3 + 1,5 × IQR)
- 85
- Pencilan
- Tidak ada
Pengaturan tersimpan
Simpan masukan yang sering Anda pakai, seperti tarif biasa, pinjaman, atau ukuran ruangan, lalu muat kembali dengan satu ketukan.
Perhitungan terbaru Anda
Hasil perhitungan Anda di sini disimpan di perangkat ini supaya bisa dilihat lagi nanti.
Rumus
Cara menggunakan
- Ketik atau tempel minimal empat nilai, dipisahkan dengan koma, spasi, atau baris baru.
- Baca Q1, median, dan Q3.
- Periksa baris pencilan untuk nilai yang melewati batas.
Contoh perhitungan
Sebelas nilai: 6, 7, 15, 36, 39, 40, 41, 42, 43, 47, 49
- Kuartil
- Q1 = 15, Q2 = 40, Q3 = 43
- Kuartil pertama (Q1)
- 15
- Median (Q2)
- 40
- Kuartil ketiga (Q3)
- 43
- Rentang antarkuartil (IQR)
- 28
- Batas bawah (Q1 − 1,5 × IQR)
- -27
- Batas atas (Q3 + 1,5 × IQR)
- 85
- Pencilan
- Tidak ada
Enam nilai: 7, 15, 36, 39, 40, 41
- Kuartil pertama (Q1)
- 15
- Median (Q2)
- 37,5
- Kuartil ketiga (Q3)
- 40
- Rentang antarkuartil (IQR)
- 25
- Pencilan
- Tidak ada
Sepuluh nilai dengan satu nilai yang jauh dari yang lain
- Kuartil pertama (Q1)
- 15
- Median (Q2)
- 16,5
- Kuartil ketiga (Q3)
- 19
- Rentang antarkuartil (IQR)
- 4
- Batas atas (Q3 + 1,5 × IQR)
- 25
- Pencilan
- 48
Metode kuartil yang dipakai
Ada beberapa cara yang diterima untuk menghitung kuartil, dan hasilnya bisa berbeda pada data yang kecil. Kalkulator ini memakai metode median dari tiap separuh yang tidak mengikutsertakan median jika banyak datanya ganjil — metode yang diajarkan di sebagian besar buku teks AS (Moore dan McCabe) dan dipakai oleh kalkulator TI-83 dan TI-84.
Untuk 6, 7, 15, 36, 39, 40, 41, 42, 43, 47, 49 hasilnya Q1 = 15 dan Q3 = 43. Engsel Tukey (Tukey’s hinges), yang menyertakan median di kedua separuh, menghasilkan 25,5 dan 42,5, begitu pula QUARTILE.INC di Excel; QUARTILE.EXC di Excel menghasilkan 15 dan 43. Tidak ada yang salah. Perbedaannya mengecil seiring bertambahnya ukuran data.
IQR dan pencilan
Rentang antarkuartil mencakup separuh bagian tengah data dan tidak terpengaruh nilai ekstrem. Aturan yang lazim, dari John Tukey, menandai nilai yang lebih dari 1,5 × IQR di bawah Q1 atau di atas Q3 sebagai pencilan. Batas-batas itu adalah tempat berhentinya garis (whisker) pada diagram kotak garis.
Pertanyaan yang sering diajukan
Berapa kuartil dari 6, 7, 15, 36, 39, 40, 41, 42, 43, 47, 49?
Q1 = 15, mediannya 40, dan Q3 = 43, sehingga rentang antarkuartilnya 28.
Bagaimana cara mencari rentang antarkuartil?
Kurangkan kuartil pertama dari kuartil ketiga: IQR = Q3 − Q1.
Mengapa Excel memberi kuartil yang berbeda?
QUARTILE.INC di Excel melakukan interpolasi di antara titik data, bukan mengambil median tiap separuh. Kedua pendekatan itu sah; hasilnya makin berdekatan pada data yang lebih besar.