- Beranda
- Matematika
- Kalkulator Bentuk Titik Puncak
Kalkulator Bentuk Titik Puncak
Ubah fungsi kuadrat dari bentuk baku y = ax² + bx + c ke bentuk titik puncak y = a(x − h)² + k. Masukkan a, b, dan c untuk mendapat persamaan yang sudah ditulis ulang, titik puncak (h, k), sumbu simetri, dan ke arah mana parabola terbuka.
- h (x titik puncak)
- 3
- k (y titik puncak)
- 4
- Sumbu simetri
- x = 3
- Parabola
- Terbuka ke atas (titik puncak adalah nilai minimum)
- Titik potong sumbu y
- 22
Pengaturan tersimpan
Simpan masukan yang sering Anda pakai, seperti tarif biasa, pinjaman, atau ukuran ruangan, lalu muat kembali dengan satu ketukan.
Perhitungan terbaru Anda
Hasil perhitungan Anda di sini disimpan di perangkat ini supaya bisa dilihat lagi nanti.
Rumus
Cara menggunakan
- Masukkan koefisien a, b, dan c dari y = ax² + bx + c.
- Baca bentuk titik puncaknya.
- Gunakan h dan k untuk titik puncak: titik terendah jika a positif, titik tertinggi jika a negatif.
Contoh perhitungan
y = 2x² − 12x + 22
- Bentuk titik puncak
- y = 2(x - 3)² + 4
- h (x titik puncak)
- 3
- k (y titik puncak)
- 4
- Sumbu simetri
- x = 3
y = x² + 6x + 5
- Bentuk titik puncak
- y = (x + 3)² - 4
- h (x titik puncak)
- -3
- k (y titik puncak)
- -4
y = −x² + 4x − 1
- Bentuk titik puncak
- y = -(x - 2)² + 3
- h (x titik puncak)
- 2
- k (y titik puncak)
- 3
Melengkapkan kuadrat secara manual
Untuk y = 2x² − 12x + 22: keluarkan faktor 2 dari dua suku pertama sehingga menjadi 2(x² − 6x) + 22. Setengah dari −6 adalah −3, dan (−3)² = 9, jadi tambahkan dan kurangkan 9 di dalamnya: 2(x² − 6x + 9) − 18 + 22 = 2(x − 3)² + 4. Titik puncaknya (3, 4).
Perhatikan tandanya: bentuk ini memakai (x − h), jadi y = (x + 3)² − 4 memiliki titik puncak di x = −3, bukan +3.
Mengapa titik puncak penting
Titik puncak adalah nilai maksimum atau minimum fungsi. Bola yang dilempar ke atas dengan ketinggian h(t) = −16t² + 64t + 5 kaki mencapai puncak pada t = −64 ÷ (2 × −16) = 2 detik, pada ketinggian 69 kaki.
Pertanyaan yang sering diajukan
Di mana titik puncak y = x² + 6x + 5?
(−3, −4). Dalam bentuk titik puncak, persamaannya y = (x + 3)² − 4.
Bagaimana bentuk titik puncak y = 2x² − 12x + 22?
y = 2(x − 3)² + 4, dengan titik puncak di (3, 4).
Bagaimana kembali dari bentuk titik puncak ke bentuk baku?
Jabarkan kuadratnya lalu kumpulkan suku-sukunya. 2(x − 3)² + 4 = 2(x² − 6x + 9) + 4 = 2x² − 12x + 22. Nilai a tetap sama di kedua bentuk.